LPAPKP Goes to Jogja 2025: Perjalanan Inspiratif Mempererat Silaturahmi

Pada tanggal 25–27 Juli 2025, Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPAPKP) menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk “LPAPKP Goes to Jogja.” Acara ini diikuti oleh para surveior LPAPKP sebagai ajang mempererat silaturahmi, membangun keakraban, dan menguatkan sinergi antaranggota dalam suasana santai namun penuh makna.
Yogyakarta dipilih sebagai lokasi karena keunikan budaya, keramahan masyarakat, dan keindahan alamnya yang selalu memikat. Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga menyimpan nilai filosofi luhur yang sejalan dengan visi LPAPKP, yaitu memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan kualitas dan nilai-nilai kebersamaan.
Pesona Budaya dan Kekompakan Peserta
Momen berharga ini diabadikan melalui sesi foto bersama dengan latar belakang Keraton Yogyakarta, sebuah simbol kebudayaan Jawa yang kental dengan nuansa sejarah. Para peserta tampil anggun dengan busana tradisional Jawa — para pria mengenakan surjan dan jarik khas, sementara para wanita tampil menawan dengan kebaya dan selendang batik merah.
Busana tradisional yang dipilih bukan sekadar simbol estetika, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap budaya lokal. Kehadiran para surveior dengan penampilan elegan ini mencerminkan semangat LPAPKP dalam merangkul keberagaman budaya di Indonesia, sekaligus mengangkat nilai luhur kearifan lokal di tengah modernitas.
Agenda Tiga Hari Penuh Makna
Kegiatan “LPAPKP Goes to Jogja” dirancang tidak hanya sebagai wisata, tetapi juga untuk memberikan ruang relaksasi dan penyegaran pikiran bagi para surveior. Agenda perjalanan meliputi:
1.Kunjungan Wisata Budaya:
Mengunjungi Keraton Yogyakarta, Taman Sari, hingga Malioboro, para peserta disuguhkan kekayaan sejarah dan kearifan lokal yang sarat nilai filosofis.
2.Wisata Kuliner Khas Jogja:
Dari gudeg legendaris hingga jajanan pasar, para peserta menikmati aneka kuliner khas Jogja yang menjadi identitas kuliner Nusantara.
3.Kegiatan Kebersamaan dan Networking:
Sesi kebersamaan diisi dengan berbagai aktivitas santai, diskusi ringan, dan refleksi bersama untuk memperkuat hubungan personal sekaligus profesional antaranggota.
4.Foto Bersama dengan Busana Adat:
Salah satu momen istimewa yang berhasil menarik perhatian adalah sesi foto dengan busana adat Jawa. Momen ini menjadi simbol keharmonisan dan kekompakan tim LPAPKP.
Silaturahmi yang Menguatkan Sinergi
Silaturahmi adalah inti dari kegiatan ini. Dalam kesibukan sehari-hari menjalankan tugas survei akreditasi, momen untuk sekadar bercengkerama dan berbagi cerita seringkali menjadi hal yang langka. Oleh karena itu, “LPAPKP Goes to Jogja” hadir sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun keakraban.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga wadah untuk menyegarkan semangat kebersamaan di antara kami. Dengan silaturahmi yang kuat, kami yakin dapat memberikan kinerja yang lebih optimal dalam setiap misi LPAPKP,” ungkap salah satu peserta.

Write a comment